Featured Article

Cara Sederhana Membedakan antara Tugas Penting dan Mendesak

Cara Sederhana Membedakan antara Tugas Penting dan Mendesak


“What is important is seldom urgent, and what is urgent is seldom important,” Dwight D. Eisenhower, Presiden Amerika Serikat ke-34. 

Terlepas dari bidang  yang digeluti, karyawan, profesional bahkan eksekutif kerap dihadapkan kepada tugas sehari-hari yang penting, dan membutuhkan perhatian segera. Bisa jadi sudah menjadi pemandangan biasa di setiap kantor, melihat rekan sekerja selalu tampak sibuk bahkan kadang kewalahan.

Pekerja sering dibebani oleh lebih dari satu tugas yang memiliki tenggat waktu berdekatan. Atau tugas-tugas yang sepertinya semuanya harus segera terselesaikan. Memilih mana yang harus dikerjakan lebih dulu, menjadi sesuatu yang sepertinya mustahil. Sibuk bekerja memang terkadang merupakan pertanda bahwa Anda berkomitmen terhadap profesi. Tetapi jika Anda terus-terusan sibuk setiap hari, hingga merasa senewen, bisa jadi sebenarnya ada yang salah dengan cara kerja Anda.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk membantu memprioritaskan pekerjaan. Ketika tugas penting telah beralih ke kategori "mendesak" (urgent), pendekatan terbaik adalah dengan memusatkan perhatian penuh Anda di sini. Membuat daftar hal yang harus Anda kerjakan hari ini, bisa membantu menyelesaikan semua tugas dengan baik. Namun, di dunia yang penuh dinamika, hal tersebut tidak selalu berjalan dengan dengan baik. Ada hal-hal yang menyebabkan karyawan harus selalu bersikap fleksibel, serta mengubah prioritas yang mesti dikerjakan. Tak jarang ketika sedang fokus menyelesaikan satu hal, interupsi datang  dengan permintaan mendesak dalam hitungan detik Anda harus menentukan apakah itu benar-benar membutuhkan perhatian penuh segera. 

Cara menentukan prioritas

Buatlah Tabel ‘Penting dan mendesak’: Dari semua hal di daftar pekerjaan Anda, cobalah kategorikan dalam sebuah tabel. 



Pekerjaan yang penting dan mendesak: Ini yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Kriteria mendesak adalah tugas-tugas yang membutuhkan perhatian dan tindakan segera. Jangan lupa, mereka juga penting untuk Anda,dalam arti menyangkut KPI (Key Performance Indicators) dan reputasi kerja Anda, serta perusahaan. Contohnya, tugas ini harus dikerjakan segera dengan kurun waktu yang sensitif, dan bila tidak dikerjakan segera akan memengaruhi kerja tim secara keseluruhan, hingga reputasi perusahaan Anda bisa rusak. Tentu Anda tidak mau menjadi pihak yang disalahkan bila proyek berantakan,  akibat lalai bertindak cepat.

Penting tapi tidak mendesak: Semua hal yang masuk dalam kolom ini adalah pekerjaan yang bisa memajukan tujuan jangka panjang Anda --seperti pencapaian target-- tetapi tidak memerlukan tindakan segera. Atau semua tugas yang berhubungan dengan perencanaan dan strategi bisnis. Tugas ini tidak sensitif terhadap waktu. Artinya, tugas-tugas penting ini bisa ditunda sesaat, untuk mengerjakan hal-hal yang lebih mendesak. 

Tidak penting tapi mendesak: Biasanya adalah tugas-tugas kecil, meskipun tidak penting tetapi memerlukan tindakan segera. Sebagai contoh, seorang rekan meminta bantuan untuk memperbaiki komputer mereka (penting bagi mereka, kurang penting untuk Anda), atau ada rekan yang meminta data yang Anda buat bulan lalu. Atasan yang muncul (tidak direncanakan) dan meminta Anda membantunya, seperti pemesanan penerbangan, menelepon klien untuk membatalkan janji temu, memeriksa ulang (cross check) laporan atau data, ini tidak penting tetapi harus segera Anda lakukan.

Tidak penting dan tidak mendesak: Secara umum, hal ini sama sekali tidak akan menimbulkan dampak terhadap kinerja serta karier Anda, dan bisa ditunda sampai semua pekerjaan dalam tiga tabel di atas selesai.

Nah, untuk menghindari stres dan kewalahan dalam bekerja, tentu prioritaskan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan di tabel paling atas. Kemudian setelah selesai baru mengerjakan hal-hal yang ada di tabel berikutnya.

Pekerja sering terlihat pontang-panting sibuk bahkan sampai stres dalam pekerjaan adalah karena kecenderungan mengerjakan berbagai hal, tanpa punya prioritas mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. 

Tentu yang utama adalah fokus kepada apa pun yang penting dan mendesak segera. Kemudian baru kerahkan sumber daya berharga Anda untuk hal penting tetapi tidak mendesak. Untuk memutuskan apakah Anda harus segera mengerjakan hal yang mendesak tetapi tidak penting, tanyakan pada diri sendiri: "Apakah hal ini tidak akan mengganggu kinerja dan memengaruhi saya dalam menyelesaikan tugas-tugas saya?". Jika jawabannya adalah: Ya. Kerjakan segera. Bila tidak, menolaklah dengan sopan, beri alasan yang tepat, atau delegasikan tugas tersebut kepada orang lain.

Oh, ya, setelah sukses mengatasi hal-hal yang mendesak dan penting, jangan menyingkirkan apalagi tidak memperdulikan apa pun yang tidak mendesak atau tidak penting. Hal-hal tersebut, sebenarnya bisa membantu Anda untuk menjaga keseimbangan dalam hidup Anda. Seperti chat dengan kawan lama sebentar di sela waktu senggang Anda, sekedar bercanda, atau membuat janji ketemu usai jam kerja.


Sumber : qerja.com  

Tugas Pegawai Staff HRD

Guys,. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang Tugas Pegawai Staf HRD (Human Resources of Development), sebelum membahas tentang Tugas Pegawai Staf HRD, admin akan menjelaskan tentang pengertian HRD, Apa Itu HRD?


Staff HRD/Human Resources of Development adalah Pegawai Perusahaan Yang berperan sebagai Pengurus informasi lowongan kerja dan melakukan wawancara kerja terhadap calon pegawai yang sudah melamar dan memilih siapa calon pegawai yang layak untuk direkrut oleh perusahaan.

Setiap jabatan Staff HRD (Human Resources of Development) Memiliki Tugas yang berbeda-beda, Dikarenakan  jabatan Staff HRD (Human Resources of Development) bukan sebuah predikat jabatan melainkan nama sebuah divisi.
Berikut Dibawah Ini adalah jabatan/divisi Staff HRD (Human Resources of Development)

Pilkada Libur Nasional

Guys,.. Negara Indonesia kita tercinta sebentar lagi akan mengadakan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Bagi kita yang masih bertanya-tanya apakah Pemerintah menetapkan Hari Libur Nasional pada saat Pemilukada nanti..??  
Yupss .. Ini dia salinan Keppres mengenai penetapan Pilkada sebagai Hari Libur Nasional.


*Salinan Keppres Hari Libur Nasional Pilkada Serentak 
  

Semoga pada saat pemungutan suara nanti kita dapat menggunakan hak pilih kita dengan jujur dan bijak.

Let's Vote for Indonesian be Better ..!!

Defenisi Cuti Tahunan


Apakah anda merasa membutuhkan liburan sejenak untuk melepas penat? Anda punya pertanyaan seputar hak cuti kerja tahunan? Mari kita bahas bersama? cekidot ..




Apa saja jenis – jenis cuti?
  • Cuti Tahunan
  • Cuti Sakit
  • Cuti Bersalin/Cuti Melahirkan
  • Cuti Besar
  • Cuti karena alasan penting
Cuti kerja dalam satu tahun itu berapa hari?

Tanggapan Berbagai Pihak Tentang HRD

Mengapa HRD dianggap sebagai Public Enemy

 

 


Mengapa HRD dibenci ? mengapa HRD dianggap sebagai public enemy ? mengapa?? tweng tweng ...??

Rekan HRD di seluruh Indonesia, masih saja ada pandangan negatif tentang HRD, ini tahun 2015 guys, tahun dimana era teknologi dan informasi yang berkembang sangat pesat, era dimana dengan mudahnya kita mendapatkan informasi, sangat berbeda dengan era 30 tahun yang lalu, 40 tahun yang lalu, 50 tahun yang lalu. Lalu apa hubungannya dengan topik diatas? ya, kalau dihubung-hubungkan masih tetap ada hubungannya siih .. wkwkwk

Coba googling, apa itu HRD, apa tugas HRD, apa peran HRD, apa manfaat HRD ada di dalam perusahaan, dan informasi penting lainnya terkait HRD. Jika kita mempunyai waktu untuk itu semua, lalu membaca dan mempelajarinya, diharapkan setelah membaca dan mempelajarinya akan lebih memahami apa fungsi, peran, manfaat HRD ada di dalam perusahaan. Setidaknya setelah memahaminya, maka perasaan ‘tidak suka’ terhadap HRD dapat diminimalkan.

Ingat sesungguhnya, semua manager adalah HRD Manager di departemennya, semua supervisor adalah HRD Supervisor di departemennya.

Baik, sekarang coba kita simak diskusi yang sedang berlangsung di milis Diskusi-
HRD Forum, mungkin diskusi singkat ini membawa manfaat dan menyadarkan bagi kita semua, amiin...

Job Deskripsi Seorang HRD


HRD
Human Resource Development
Tugas dan Job Deskripsi – Sering kita mendengar kata ‘HRD’, namun tahukah kita apa itu ‘HRD’ ?? Untuk menambah pengetahuan anda, kali ini kami akan mengulas mengenai HRD. HRD merupakan kepanjangan dari Human Resource Development. Human Resource Development jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, kurang lebih artinya adalah pengembangan sumber daya manusia atau jika dalam melamar pastinya sudah tidak asing lagi, karena anda pasti akan bertemu dengan yang namanya HRD. Namun HRD kadang juga di sebut bagian Personalia yang tugasnya memetakan dan menyaring sumber daya manusia dalam suatu perusahaan. Dapat kita simpulkan bahwa HRD merupakan fungsi kerja dalam suatu perusahaan yang secara garis besar bertugas dalam pengelolaan dan pengambangan sumber daya manusia.


Posisi HRD merupakan

cari judul lagu

Banyak Dicari